Cara instal Windows 10 tergolong cukup mudah, namun karena banyaknya langkah – langkah yang harus dilalui membuat kita sering ragu dan butuh contekan. Hanya dengan berbekal flashdisk minimal 4GB, anda bisa meminimalisir kemungkinan installer yang corrupted seperti yang biasa terjadi pada CD installer.

Belum lagi jika anda menggunakan netbook atau laptop yang tidak ada CD-ROMnya, tentunya flashdisk bisa menjadi penyelamat tanpa perlu repot membawanya ke tempat service komputer.

Jika anda ingin menginstal di laptop baru, dimana belum ada operating system didalamnya, anda perlu menggunakan komputer lain terlebih dahulu untuk bisa mengikuti langkah – langkah yang ada di artikel ini.

Namun jika anda ingin melakukan instal ulang atau upgrade ke Windows 10, tentunya sebelum melakukan instalasi anda wajib memperhatikan beberapa hal berikut ini.

  • Backup seluruh data penting yang ada di partisi Windows, umumnya ada di drive C.
  • Anda harus meluangkan waktu, karena anda akan menginstal ulang lagi berbagai software dan driver.
  • Pastikan baterai sudah terpasang jika anda akan menginstal Windows 10 di laptop walaupun anda sudah charger.
  • Jika menggunakan komputer, pastikan anda menggunakan UPS kalau di daerah anda sering terjadi pemadaman listrik.

Sudah siap? langsung saja ikuti contekan tentang tutorial cara instal Windows 10 menggunakan flashdisk berikut ini.

PERSIAPAN SEBELUM INSTAL WINDOWS

Sebelum melakukan instalasi, tentunya anda harus mempersiapkan flashdisk bootable yang berisi Windows 10 Installer. Banyak cara yang bisa digunakan, yang mungkin akan saya bahas di kesempatan lain.

Untuk kali ini kita akan membuat lashdisk bootable dengan bantuan Rufus dengan langkah – langkah berikut ini.

Download Windows 10 ISO

1. Buka Halaman Windows 10 Download

Sebagai langkah pertama, buka halaman untuk download Windows 10 tapi anda jangan mendownload terlebih dahulu. Karena anda akan mendownload Windows 10 Installation Media, yang merupakan cara lain yang bisa anda gunakan untuk membuat flashdisk bootable Windows 10 Installer.

Halaman Download Windows 10
Halaman Download Windows 10

Kenapa tidak langsung menggunakan cara tersebut?

Kalau koneksi internet anda stabil tentunya tidak masalah, tapi kalau tidak, tentunya mendownload Windows 10 ISO sebesar ± 3,5GB lebih nyaman menggunakan download manager.

2. Buka Developer Tools

Dari halaman tersebut, tekan kombinasi tombol berikut ini di keyboard anda untuk membuka Developer Tools.

  • Google Chrome : ctrlshiftI
  • Mozilla Firefox : ctrlshiftK
  • Opera Browser : ctrlshiftI

Maka Developer Tools akan terlihat seperti gambar berikut ini.

Browser Developer Tools
Browser Developer Tools

3. Buka menu > more tools > Network conditions

Selanjutnya klik Menu yang ditandai dengan tiga titik, lalu ke More tools, kemudian klik opsi Network Conditions.

Menu Network Conditions
Menu Network Conditions

4. Hilangkan centang Select automatically

Selanjutnya hilangkan centang yang ada di Select automatically dengan cara klik pada kotak seperti terlihat pada gambar berikut ini.

User Agent Checkbox
User Agent Checkbox

5. Pilihan User Agent

Selanjutnya klik pada opsi User agent dan anda bisa melihat berbagai pilihan User agent yang bisa digunakan.

Pilihan User Agent
Pilihan User Agent

6. Pilih User Agent Non Windows

Kemudian pilih User agent non Windows dari pilihan yang ada. Sebagai contoh, saya akan memilih opsi Chrome — Mac yang bisa anda lihat pada gambar berikut.

User Agent Chrome--Mac
User Agent Chrome–Mac

7. Minimize Developer Tools

Jangan tutup jendela Developer tools tersebut, cukup minimize saja dan kembali ke halaman download Windows 10 yang masih tetap terbuka.

8. Refresh Halaman Download Windows 10

Refresh halaman download Windows 10 tersebut dengan menekan tombol F5 di keyboard anda, maka tampilan halaman web tersebut akan berubah dan terlihat seperti gambar berikut ini.

Halaman Download Windows 10 ISO
Halaman Download Windows 10 ISO

9. Pilih Edisi / Versi Windows 10

Selanjutnya klik pada menu dropdown Select edition dan pilih edisi / versi Windows 10 yang ingin anda gunakan. Disini saya akan memilih versi terbaru dari Windows 10, yaitu edisi Windows 10 May 2019 Update.

Pilihan Edisi Windows 10 ISO
Pilihan Edisi Windows 10 ISO

10. Klik Confirm

Setelah itu klik tombol Confirm seperti yang bisa anda lihat pada gambar berikut ini.

Tombol Confirm Edisi Windows 10
Tombol Confirm Edisi Windows 10

11. Pilih Bahasa

Setelah itu pilih bahasa (1) dari list yang akan digunakan pada proses instalasi Windows 10, lalu klik Confirm (2).

Pilihan Bahasa Windows 10 Installer
Pilihan Bahasa Windows 10 Installer

12. Pilih Arsitektur Windows 10

Selanjutnya pilih arsitektur Windows 10 yang ingin anda gunakan, 32 bit atau 64 bit. Pada laptop baru atau laptop generasi di atas tahun 2017 umumnya sudah mendukung arsitektur 64 bit, namun jika anda ragu yang paling aman adalah memilih Windows 32 bit.

Salah satu perbedaan Windows 10 32 bit dan 64 bit yaitu Windows 32 bit hanya mendukung memory (RAM) maksimal 3,2GB sedangkan Windows 64 bit bisa mendukung memory (RAM) lebih dari 4GB.

Setelah menentukan pilihan, klik opsi 64-bit Download atau 32-bit Download seperti terlihat di gambar berikut.

Pilihan Windows 10 64 Bit dan 32 Bit
Pilihan Windows 10 64 Bit dan 32 Bit

13. Tunggu Proses Download Selesai

Tunggu hingga proses download Windows 10 ISO selesai, dan pastikan di folder mana file tersebut terdownload.

Clean Format Flashdisk

Siapkan flashdisk / USB Drive dengan kapasitas minimal 4GB. Format flashdisk tersebut untuk menghindari bad system yang bisa mempengaruhi installer Windows 10 nantinya.

Flashdisk bisa anda format dengan langkah – langkah berikut ini.

1. Masukkan Flashdisk ke Laptop / Komputer

Pertama dan paling utama tentunya anda harus mencolokkan / memasukkan Flashdisk ke laptop atau komputer anda.

2. Buka Aplikasi Format

Windows mempunyai aplikasi format bawaan yang bisa anda gunakan. Untuk membuka aplikasi tersebut dilakukan dengan cara Klik Kanan flashdisk di my computer atau this pc, lalu klik Format… seperti di gambar berikut ini.

Menu Format
Menu Format

3. Format Flashdisk

Setelah aplikasi format terbuka, isi Volume label sesuai dengan yang anda inginkan, lalu pastikan opsi Quick Format tidak tercentang, kemudian klik Start.

Pengaturan Format Flashdisk
Pengaturan Format Flashdisk

4. Format Flashdisk Selesai

Tunggu hingga proses format flashdisk selesai seperti pada gambar di bawah ini, lalu klik tombol OK.

Format Flashdisk Selesai
Format Flashdisk Selesai

Membuat Flashdisk Bootable Dengan Rufus

Untuk membuat flashdisk bootable, disini saya akan menggunakan aplikasi Rufus dengan langkah – langkah sebagai berikut.

1. Buka Website Rufus

Kunjungi website resmi Rufus untuk mendownload aplikasinya.

2. Download Rufus

Scroll halaman sampai section Download, dan klik versi Rufus terbaru untuk mulai mendownloadnya. Saat artikel ini ditulis, versi terbaru Rufus adalah Rufus 3.6

Halaman Web Download Rufus
Halaman Web Download Rufus

3. Jalankan Rufus

Setelah proses download selesai, masukkan flashdisk ke komputer / laptop kemudian buka folder tempat anda mendownload dan jalankan Rufus.

4. Klik Select

Setelah aplikasi Rufus terbuka, klik tombol Select seperti terlihat pada gambar berikut ini.

Tombol Select di Rufus
Tombol Select di Rufus

5. Buka Windows 10 ISO

Cari lokasi file ISO Windows 10 yang sudah didownload tadi (1) dilanjutkan dengan klik tombol Open (2).

Cari dan Pilih Windows 10 ISO
Cari dan Pilih Windows 10 ISO

6. Setting Rufus

Setelah itu kita akan melakukan setting di Rufus. Pada kolom Volume Label bisa anda ubah atau biarkan secara default saja. Selanjutnya pilih opsi NTFS pada kolom File system (1) seperti yang bisa anda lihat pada gambar di bawah.

Untuk pengaturan lain biarkan saja secara default dan tidak perlu anda ubah. Selanjutnya klik tombol Start (2) untuk memulai inisiasi persiapan bootable flashdisk Windows 10.

Setting dan Konfigurasi Rufus
Setting dan Konfigurasi Rufus

7. Notifikasi Warning (Kalau Ada)

Jika anda mendapat peringatan seperti gambar di bawah, klik tombol OK untuk melanjutkan.

Rufus Warning
Rufus Warning

8. Proses Pembuatan Flashdisk Bootable Selesai

Proses selesainya pembuatan flashdisk bootable untuk instal Windows 10 menggunakan Rufus ditandai dengan warna hijau penuh pada status bar seperti gambar berikut ini. Setelah selesai, klik tombol Close dan flashdisk anda sudah siap untuk install Windows 10.

Pembuatan Flashdisk Bootable Windows 10 Selesai
Pembuatan Flashdisk Bootable Windows 10 Selesai

CARA INSTAL WINDOWS 10 DENGAN FLASHDISK

Setting BIOS

Setelah flasdisk bootable Windows 10 anda sudah siap, jangan cabut flashdisk tersebut dari komputer / laptop anda. Sebelum melanjutkan, ada baiknya anda mengetahui tombol command untuk masuk ke dalam BIOS.

Setiap motherboard, dan bahkan tiap brand komputer / laptop terkadang memiliki BIOS tersendiri. Walaupun informasi key command yang bisa digunakan terkadang tertera di screen awal ketika komputer / laptop dinyalakan, namun karena saking cepatnya kita terkadang bisa missed untuk melihatnya.

Secara general, berikut ini list key command untuk masuk ke BIOS dari Brand ternama.

Brand / Merk / ManufacturerKEY
AcerF2 / Delete
ASRockF2 / Delete
AsusDelete
BiostarDelete
CompaqF1 / F2 / F10 / Delete
FoxconnDelete
FujitsuF2
GigabyteDelete
HPEsc / F1 / F2 / F10 / F12
IntelF2
LenovoF1 / F2
MSIDelete
SamsungF2
SonyF1 / F2 / F3
ToshibaF1 / Esc

Setelah mengetahui key command untuk masuk ke dalam BIOS, selanjutnya ikuti langkah – langkah berikut ini.

1. Restart Laptop / Komputer

Pastikan flashdisk bootable sudah masuk / tercolok ke laptop anda. Setelah itu lakukan restart atau nyalakan laptop anda dan bersiap untuk menekan key command BIOS pada screen splash pertama.

2. Tekan BIOS Key Command

Begitu muncul screen splash pertama langsung tekan Key Command di keyboard sesuai dengan Brand dari Komputer atau Laptop anda di atas.

Jika laptop atau motherboard anda tidak ada di list, atau key command di atas tidak bisa digunakan, secara umum key command untuk masuk BIOS adalah DEL, ESC, F1, F2, atau F12.

3. Cari Menu Boot atau Boot Order

Setelah masuk ke BIOS, cari tab Boot atau opsi Boot Order pada menu BIOS anda, karena biasanya BIOS tiap Brand memiliki menu yang berbeda juga. Kalau bingung, anda bisa mencari secara terpisah di Google Search dengan keyword “Boot Order BIOS [merk laptop/motherboard] [type]“.

4. Konfigurasi Boot Order

Selanjutnya jadikan opsi USB Drive atau Removable Devices berada di posisi paling atas dengan cara arahkan kursor ke USB Drive atau Removable Devices dengan tombol ↑ (panah atas) atau ↓ (panah bawah) di keyboard.

Kemudian tekan tombol + (plus) atau (minus) di keyboard hingga USB Drive atau Removable Devices tersebut ada di posisi paling atas.

Pilihan Boot Order
Pilihan Boot Order

5. Simpan Setting / Konfigurasi BIOS

Setelah itu tekan tombol F10 di keyboard anda untuk menyimpan konfigurasi tersebut dan keluar dari BIOS. Jika muncul konfirmasi seperti gambar di bawah, pilih opsi Yes dan tekan Enter.

Menyimpan Konfigurasi BIOS
Menyimpan Konfigurasi BIOS

6. Booting Ke Flashdisk

Setelah proses di atas, system laptop / komputer akan melakukan restart, dan kalau setting berhasil maka akan muncul tulisan seperti pada gambar di bawah ini, atau system akan langsung boot ke flashdisk secara otomatis.

Jika muncul seperti gambar berikut ini, maka tekan sembarang tombol di keyboard anda untuk menginisiasi / memulai booting dari flashdisk.

Mulai Boot Dari Flashdisk
Mulai Boot Dari Flashdisk

Setiap komputer / laptop memiliki pengaturan tersendiri, bahkan terkadang anda perlu untuk melakukan disable secure boot terlebih dahulu. Oleh karena itu jika tidak sesuai, silahkan lakukan pencarian konfigurasi boot order di {merk-laptop}.

Infomastah Notice

Instal Windows 10

Gimana Sob?? Lanjut? Siapkan dulu secangkir kopi hangat untuk menemani,  and it’s time to dive in to the menu!

Setelah berbagai persiapan di atas telah anda lakukan, kini saatnya kita menginstal Windows 10 melalui Flashdisk dengan langkah – langkah berikut ini.

1. Setup Bahasa

Pada bagian pertama anda perlu menentukan hal – hal berikut ini.

  1. Language to Install : Bahasa apa yang akan di instal dan digunakan di Windows.
  2. Time and currency format : Format waktu dan mata uang.
  3. Keyboard or input method : Jenis keyboard atau metode input.

Dan pada bagian ini saya memilih untuk menggunakan Bahasa Inggris Amerika (English – United States), format waktu dan mata uang Indonesia (Indonesian – Indonesia), serta metode input dengan format standar United States (US) sperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Setelah itu klik Next.

Konfigurasi Bahasa dan Keyboard Layout
Konfigurasi Bahasa dan Keyboard Layout

2. Klik Install Now

Selanjutnya klik tombol Install now.

Tombol Install Now
Tombol Install Now

3. Menerima dan menyetujui licence terms Windows 10

Setelah itu akan muncul licence terms seperti gambar di bawah ini. Klik dan centang opsi I accept the licence terms lalu klik Next untuk melanjutkan.

Windows 10 Licence and Terms
Windows 10 Licence and Terms

4. Memilih Jenis Instalasi

Selanjutnya akan ada dua pilihan instalasi sebagai berikut :

  1. Upgrade : Jika anda ingin melakukan upgrade dari / ke Windows 10 terbaru dari Windows versi lama.
  2. Custom : Untuk melakukan instal ulang Windows 10 secara bersih (clean install).

Pada kesempatan ini saya akan memilih opsi Custom: Install Windows only (advanced).

Jenis Instalasi Windows 10
Jenis Instalasi Windows 10

5. Memilih dan Membuat Partisi

Anda harus berhati – hati dalam melakukan langkah ini, karena kalau salah, data anda bisa hilang. Jika anda sudah familiar dengan partisi hardisk, dan hardisk anda sudah memiliki beberapa partisi, maka pilih partisi hardisk yang akan anda install dengan Windows 10, dan lanjutkan ke langkah berikutnya.

Tapi kalau anda belum familiar maka penjelasan singkat ini semoga bisa membantu anda.

Pada bagian ini terdapat beberapa pilihan sebagai berikut.

  1. Refresh : Untuk me-load ulang partisi yang terdeteksi.
  2. Delete : Untuk menghapus partisi.
  3. Format : Untuk mem-format ulang partisi.
  4. New : Untuk membuat partisi baru
  5. Load Driver : Untuk memuat driver yang diperlukan
  6. Extend : Untuk memperluas partisi.
Partisi Hardisk Laptop / Komputer
Partisi Hardisk Laptop / Komputer

Anggaplah anda memiliki hardisk baru seperti gambar di atas dan ingin di instal Windows 10 sebagai sistem operasinya, maka anda bisa langsung menginstall pada partisi tersebut, atau membaginya menjadi beberapa partisi.

Sebagai contoh, saya akan menjadikan partisi tersebut menjadi dua partisi, dimana satu partisi untuk Windows 10 beserta segala aplikasinya sebesar 40GB (40960MB) dan satu partisi lagi untuk data sebesar 10GB (10240MB), maka caranya adalah sebagai berikut.

  1. Klik New
    Tombol New
    Tombol New
  2. Lalu pada kolom Size isi dengan kapasitas yang anda inginkan, misalkan saja 40GB (40960MB). Kemudian klik Apply.
    Ukuran Partisi Baru
    Ukuran Partisi Baru
  3. Jika muncul pemberitahuan kalau Windows akan membuat beberapa partisi untuk system, maka klik tombol OK.
    Warning Partisi Tambahan Windows 10
    Warning Partisi Tambahan Windows 10
  4. Maka Windows akan membuat beberapa partisi secara otomatis.
  5. Selanjutnya klik pada partisi Unallocated Space yang kita alokasikan untuk DATA, lalu klik New, untuk Size biarkan saja terisi secara default, kemudian klik Apply.
    Partisi Lain Untuk Data
    Partisi Lain Untuk Data
  6. Kemudian klik partisi dengan type primary berukuran 39,4GB yang akan di instal Windows 10, lalu klik Next.
    Partisi Untuk Instal Windows 10
    Partisi Untuk Instal Windows 10

6. Tunggu Proses Instalasi Windows Selesai

Selanjutnya tunggu dan biarkan proses instal Windows 10 berjalan hingga selesai. Saat proses instalasi, system anda akan melakukan restart beberapa kali, dan hal tersebut normal adanya.

Proses Instal Windows 10 Dari Flashdisk
Proses Instal Windows 10

7. Konfigurasi Region

Setelah proses instalasi selesai, maka saatnya kita melakukan setting dan konfigurasi awal Windows 10, dimana pertama kali akan muncul tampilan untuk memilih region seperti gambar di bawah. Pilih Indonesia (1) dan klik Yes (2).

Pengaturan Region Windows 10
Pengaturan Region Windows 10

8. Konfigurasi Keyboard Layout

Selanjutnya pilih jenis keyboard layout yang ingin anda gunakan, misalkan US (1). Kemudian lanjutkan dengan melakukan klik pada tombol Yes (2).

Pengaturan Keyboard Layout Windows 10
Pengaturan Keyboard Layout Windows 10

9. Konfigurasi Second Keyboard Layout

Tampilan berikutnya merupakan pilihan keyboard layout tambahan. Jika anda ingin menambahkan keyboard layout tambahan, klik Add layout. Saya pribadi merasa cukup dengan satu keyboard layout saja, sehingga saya klik Skip.

Opsi Pengaturan Keyboard Layout Tambahan
Opsi Pengaturan Keyboard Layout Tambahan

10. Setup Jenis Akun Microsoft

Selanjutnya jika muncul laman untuk membuat akun Microsoft, silahkan pilih Setup for personal use.

Pengaturan Jenis Akun Microsoft
Pengaturan Jenis Akun Microsoft

11. Sign In atau Membuat Akun Microsoft

Pada laman selanjutnya anda diminta untuk Sign in ke Microsoft Account jika anda memiliki akun Microsoft. Jika tidak, anda bisa memilih Create Account untuk membuat akun online.

Atau Offline Account untuk membuat akun offline yang hanya akan anda pakai untuk login ke Windows 10 saja. Disini saya akan memilih Offline Account.

Membuat Akun Microsoft Online atau Offline
Membuat Akun Microsoft Online atau Offline

12. Membuat Username Windows 10

Selanjutnya buat Username (1) yang akan digunakan untuk akun offline anda, lalu klik Next (2).

Membuat Username Windows 10
Membuat Username Windows 10

13. Membuat Password Akun Windows 10

Berikutnya buat Password (1) yang akan digunakan untuk login ke Windows 10 dan selanjutnya klik Next (2).

Membuat Password Windows 10
Membuat Password Windows 10

14. Ketik Ulang Password

Supaya password yang anda ketik sebelumnya tidak salah atau typo, maka ketik ulang password (1) tersebut pada laman yang muncul selanjutnya, yaitu laman confirm password dilanjutkan dengan klik tombol Next (2).

Confirm Password Akun Windows 10
Confirm Password Akun Windows 10

15. Buat Security Question dan Answer

Sebagai proteksi keamanan kalau suatu waktu anda lupa password, maka pada laman ini anda akan diminta untuk membuat 3 security question yang berfungsi untuk reset password akun Windows 10.

Klik dan pilih pertanyaan dari opsi Question yang tersedia dan masukkan jawaban pada kolom Your answer (1), kemudian klik Next (2).

Membuat Security Question dan Answer
Membuat Security Question dan Answer

16. Lanjutkan Buat Security Question dan Answer

Dengan langkah yang sama, masukkan secret question dan answer anda.

Membuat Security Question dan Answer Lanjutan
Membuat Security Question dan Answer Lanjutan

17. Atur Activity History

Pada tampilan selanjutnya, yaitu laman Do more across devices with activity history, klik saja No.

18. Atur Privacy Settings

Laman berikutnya yaitu laman privacy setting. Anda bisa mengkonfigurasi pilihan – pilihan yang ada sesuai dengan preferensi anda.

Kalau saya disini memilih untuk menonaktifkan semua pilihan tersebut. Kalau sudah mengkonfigurasi, selanjutnya klik tombol Accept.

Pengaturan Privacy Settings Windows 10
Pengaturan Privacy Settings Windows 10

19. Instalasi Selesai

Dan proses instal Windows 10 pun telah selesai seperti yang bisa anda lihat pada gambar berikut ini.

Desktop Default  Windows 10
Desktop Default Windows 10

CONCLUSION

Setelah mengikuti langkah – langkah di atas, anda tentunya sudah bisa untuk instal Windows 10 dengan menggunakan flashdisk.

Gimana Sob? Gampang kan?

Setelah Windows 10 terinstal, saatnya anda menginstal berbagai software dan driver yang di butuhkan, dan memindahkan data -data anda kembali.

Karena Windows rawan akan error, jangan lupa untuk membookmark atau share ke social media anda sebagai referensi contekan jika suatu saat anda membutuhkan lagi.

See ya Next Time Sob!!!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of