Sekarang ini layanan cloud storage atau penyimpanan awan sudah banyak sekali. Aksesnya juga sangat mudah sehingga memberikan berbagai macam pilihan untuk para penggunanya. Namun tentu saja bisa kita pastikan dan perlu kita tahu bahwa tidak semua layanan cloud storage tersebut sesuai dengan kebutuhan.

Karena itu Anda harus memilihnya secara tepat. Berikut bagaimana tips memilih cloud storage yang sesuai dengan kebutuhan. Informasi selengkapnya dapat Anda simak dan cek dalam informasi di bawah ini!

Tips Memilih Cloud Storage yang Sesuai Kebutuhan

Cek Ketersediaan Fitur Sinkronisasi

Fitur sinkronisasi merupakan salah satu hal utama yang perlu perhatikan. Dengan begitu segala file yang anda butuhkan bisa di akses dari komputer, laptop, maupun dari smartphone.

Apalagi kalau sudah berhubungan dengan pekerjaan, tugas sekolah ataupun tugas kuliah, tentunya fitur sinkronisasi bisa memudahkan anda untuk mengakses file dimana saja dan kapan saja di perlukan.

Dengan begitu, anda pun semakin produktif dan tidak di ribetkan dengan membawa flashdisk kemana – mana.

Cek Ketersediaan Fitur Upload Terjadwal

Untuk urusan backup data, fitur upload file yang terjadwal bisa menjadi sebuah solusi untuk Anda yang merupakan seorang pelupa. Sehingga berbagai file penting sudah ter-backup ketika terjadi masalah pada perangkat anda.

Selain urusan backup, tentunya upload file terjadwal juga cukup membantu untuk menghemat kuota. Anda bisa menjadwalkan proses upload pada waktu -waktu rutin anda terhubung dengan WiFi.

Dan Google Drive merupakan salah satu cloud storage yang saat ini terkenal dengan fitur upload secara periodic yang akan membuat Anda bisa bernafas lega.

Cek Ketersediaan Fitur Enkripsi

fitur enkripsinya sebaiknya Anda tambahkan pada kriteria pemilihan layanan cloud storage. Hal ini tentu akan membantu dalam menghindarkan berbagai macam praktek pihak yang tak berwenang, salah satunya yaitu praktek hotlinking.

Hotlinking ini merupakan kondisi dimana file Anda dapat diakses oleh orang lain dengan cara menyadap atau mengintervensi koneksi yang anda gunakan.

Agar lebih aman, pilih cloud storage yang memiliki fitur enkripsi end to end. Itu artinya bahwa untuk mengakses sebuah file maka Anda harus memegang kunci untuk membuka semuanya yang sudah terhubung dengan detail akun Anda.

Cek Ketersediaan Fitur Restore Data

Bisa jadi file yang awalnya sudah tidak anda perlukan dan anda hapus dari cloud storage, ternyata merupakan file penting yang akan anda butuhkan nantinya.

Karena itu cek apakah fitur restore data tersedia pada platform cloud storage yang akan anda gunakan, dan berapa lama rentang waktu yang disediakan sejak data terhapus.

Contohnya Google Drive yang merupakan salah satu platform cloud storage, memiliki kebijakan untuk menyimpan file yang sudah anda hapus selama 30 hari.

Sehingga anda bisa me-rostore data yang telah di hapus tersebut asalkan waktu penghapusan tidak lebih dari 30 hari.

Untuk Anda yang memang sudah paranoid atas berbagai resiko penghapusan file secara tidak sengaja tentu hal tersebut bisa menjadi solusi cerdas untuk Anda.

Interface (Antar Muka) Yang Baik

Sistem interface (antar muka) yang baik tentunya memudahkan anda untuk mengatur file ataupun folder.

Kemudahan navigasi dan mengatur data merupakan hal yang penting untuk anda pertimbangkan, terutama jika anda ingin menggunakan cloud storage tersebut melalui web.

Salah satu indikasi interface yang baik yaitu terdapatnya sebuah fitur drag and drop yang sudah menjadi sebuah standar di berbagai layanan cloud storage.

Final Words

Secara general, tips di atas sudah cukup untuk membantu anda dalam memilih layanan cloud storage yang akan anda gunakan.

Faktor lain seperti harga, kapasitas, dan sebagainya, merupakan faktor khusus dimana kebutuhan tiap orang tentunya berbeda.

Semoga tips di atas bisa bermanfaat dalam membantu anda menentukan layanan cloud storage yang akan digunakan.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of